Aaaaaa.... Gue pengen sehat lagi. Sekitar 3 bulan terakhir ini gue gampang banget capek, gampang banget ngantuk, sering banget sesek nafas, apalagi migrain. Hampir tiap malem. Tapi gue rasa gue ngga punya latar belakang asma deh. What happened ya?
Gue ngga berani cerita sama orang rumah sih. Gue ngga mau aja mereka keluar biaya lagi buat gue. Lagi pula gue masih bisa jalan kok, selama masih kuat ngapain ngeluh? :)
Oh ya sedikit curhat. Rasanya aneh ya kalo di hati ngga mikirin siapa-siapa. Gue berasa ngga punya hati. Cuma gue takut aja, gue bakal balik jadi 'Kika' yang dulu lagi. Nakal, ngga punya hati, liar... Semoga aja engga ya. Gue mau fokus buat SNMPTN dulu. Tapi, kalo ngga dapet PTN kata Mama mending kerja dulu. Yakali deh bakal dapet? Pesimis deh gue.
Hari-hari di sekolah? Terlalu biasa, bosen, pengen cepet lulus. Udah terlalu banyak yang mengganggu pikiran dan hidup gue. Dari pada tiap hari sering ngeliat, gue jadi pendendam dan penggunjing? Mending gue jauh-jauh, mikirin banyak hal yang lebih penting.
Okay, that's it for today. In March wish, I hope I'll be a better person in a whole affairs.
Sunday, February 27, 2011
Monday, February 14, 2011
Bronchitis
Bronkitis adalah suatu peradangan pada bronkus (saluran udara ke paru-paru). Penyakit ini biasanya bersifat ringan dan pada akhirnya akan sembuh sempurna. Tetapi pada penderita yang memiliki penyakit menahun (misalnya penyakit jantung atau penyakit paru-paru) dan pada usia lanjut, bronkitis bisa bersifat serius.
Penyebab Bronkitis infeksiosa disebabkan oleh virus, bakteri dan organisme yang menyerupai bakteri (Mycoplasma pneumoniae dan Chlamydia) Serangan bronkitis berulang bisa terjadi pada perokok dan penderita penyakit paru-paru dan saluran pernafasan menahun. Infeksi berulang bisa merupakan akibat dari: Sinusitis kronis, Bronkiektasis, Alergi, Pembesaran amandel dan adenoid pada anak-anak.
Bronkitis iritatif bisa disebabkan oleh: Berbagai jenis debu, Asap dari asam kuat, amonia, beberapa pelarut, organik, klorin, hidrogen sulfida, sulfur dioksida, dan bromin. Polusi udara yang menyebabkan iritasi ozon dan nitrogen dioksida, tembakau dan rokok lainnya.
Gejala-Gejalanya berupa:
batuk berdahak (dahaknya bisa berwarna kemerahan), sesak nafas ketika melakukan olah raga atau aktivitas ringan, sering menderita infeksi pernafasan (misalnya flu), bengek, lelah, pembengkakan pergelangan kaki, kaki dan tungkai kiri dan kanan, sakit kepala, gangguan penglihatan.
Bronkitis infeksiosa seringkali dimulai dengan gejala seperti pilek, yaitu hidung meler, lelah, menggigil, sakit punggung, sakit otot, demam ringan dan nyeri tenggorokan. Batuk biasanya merupakan tanda dimulainya bronkitis. Pada awalnya batuk tidak berdahak, tetapi 1-2 hari kemudian akan mengeluarkan dahak berwarna putih atau kuning. Selanjutnya dahak akan bertambah banyak, berwarna kuning atau hijau. Pada bronkitis berat, setelah sebagian besar gejala lainnya membaik, kadang terjadi demam tinggi selama 3-5 hari dan batuk bisa menetap selama beberapa minggu.
Sesak nafas terjadi jika saluran udara tersumbat. Sering ditemukan bunyi nafas mengi, terutama setelah batuk. Bisa terjadi pneumonia.
sumber: http://id.m.wikipedia.org/wiki/Bronkitis?wasRedirected=true
Penyebab Bronkitis infeksiosa disebabkan oleh virus, bakteri dan organisme yang menyerupai bakteri (Mycoplasma pneumoniae dan Chlamydia) Serangan bronkitis berulang bisa terjadi pada perokok dan penderita penyakit paru-paru dan saluran pernafasan menahun. Infeksi berulang bisa merupakan akibat dari: Sinusitis kronis, Bronkiektasis, Alergi, Pembesaran amandel dan adenoid pada anak-anak.
Bronkitis iritatif bisa disebabkan oleh: Berbagai jenis debu, Asap dari asam kuat, amonia, beberapa pelarut, organik, klorin, hidrogen sulfida, sulfur dioksida, dan bromin. Polusi udara yang menyebabkan iritasi ozon dan nitrogen dioksida, tembakau dan rokok lainnya.
Gejala-Gejalanya berupa:
batuk berdahak (dahaknya bisa berwarna kemerahan), sesak nafas ketika melakukan olah raga atau aktivitas ringan, sering menderita infeksi pernafasan (misalnya flu), bengek, lelah, pembengkakan pergelangan kaki, kaki dan tungkai kiri dan kanan, sakit kepala, gangguan penglihatan.
Bronkitis infeksiosa seringkali dimulai dengan gejala seperti pilek, yaitu hidung meler, lelah, menggigil, sakit punggung, sakit otot, demam ringan dan nyeri tenggorokan. Batuk biasanya merupakan tanda dimulainya bronkitis. Pada awalnya batuk tidak berdahak, tetapi 1-2 hari kemudian akan mengeluarkan dahak berwarna putih atau kuning. Selanjutnya dahak akan bertambah banyak, berwarna kuning atau hijau. Pada bronkitis berat, setelah sebagian besar gejala lainnya membaik, kadang terjadi demam tinggi selama 3-5 hari dan batuk bisa menetap selama beberapa minggu.
Sesak nafas terjadi jika saluran udara tersumbat. Sering ditemukan bunyi nafas mengi, terutama setelah batuk. Bisa terjadi pneumonia.
sumber: http://id.m.wikipedia.org/wiki/Bronkitis?wasRedirected=true
Udah 2 bulan terakhir, gue ngerasa berubah banyak. Gue banyak kehilangan hal-hal berharga dalam hidup gue. Termasuk diri gue sendiri. Kemana ya gue yang dulu?
Kenapa sekarang gue berubah? Hidup dalam kepura-puraan. Ngga mengakui keadaan diri gue sendiri. Egois, manja. Ngga nerima segala sesuatu yg Allah gariskan... Gue ngerasa ini bukan gue. Mendadak gue berubah menjadi pendendam, dibalik semua rasa sakit yang udah ngga ketahan. Gue mau gue yang dulu, gue yang ga pernah ngeluh dalam cobaan apapun.
Sekarang, tinggal ngerasain aja akibatnya. Enak kan dituduh pembohong? Enak kan ga dipercaya? Rasanya pengen gue ketawain diri gue sendiri, dan bilang 'siapa suruh lo sembunyiin kenyataan, siapa suruh lo gampang percaya orang'. Udah terlambat, gue ngga akan berharap apa yang udah hilang akan kembali. Semoga ini akan ngubah gue menjadi lebih baik.
Kenapa sekarang gue berubah? Hidup dalam kepura-puraan. Ngga mengakui keadaan diri gue sendiri. Egois, manja. Ngga nerima segala sesuatu yg Allah gariskan... Gue ngerasa ini bukan gue. Mendadak gue berubah menjadi pendendam, dibalik semua rasa sakit yang udah ngga ketahan. Gue mau gue yang dulu, gue yang ga pernah ngeluh dalam cobaan apapun.
Sekarang, tinggal ngerasain aja akibatnya. Enak kan dituduh pembohong? Enak kan ga dipercaya? Rasanya pengen gue ketawain diri gue sendiri, dan bilang 'siapa suruh lo sembunyiin kenyataan, siapa suruh lo gampang percaya orang'. Udah terlambat, gue ngga akan berharap apa yang udah hilang akan kembali. Semoga ini akan ngubah gue menjadi lebih baik.
Subscribe to:
Comments (Atom)